Minggu, 15 November 2015





PALU, KOTA TELUK YANG SEDANG NAIK DAUN

Dengan luas era hamper 400 kilometer persegi, kota palu ibukota Sulawesi Tengah, diberkatidengan pemandangan yang unik. Sebuah sungai yang mengalir dari selatan membelah kota, sementara di sisi barat dan timur pemandanggan pegunungan mengular ke utara, berujung di garis panti yang membentuk teluk yang indah dengan pemandangan pengunungan, sungai, laut dan garis pantai yan membuat kota ini dijuluki sebagai empat dimensi.
            Palu dibangun dengan visi menjadi Kota Teluk yang berkembang berlandaskan pariwisata, industry dan perdagangan, serta pengetahuan ekologi. Misalnya untuk mengaktualisasikan sebuah pemerintahan yang bersih, disegani, dan demokratis.
            Mengaktualisasikan sumber daya manusia yang kompetitif, mengaktualisasikan infrastruktur kota berdasarkan pengetahuan ekologi, dan mengaktualisasikan ekonomi kota didasarkan pada pengetahuan pariwisata, industry dan perdagangan.
            Master Plan sebuah kawasan ekonomi khusus seluas 1.500 hektar yang disebut Palu industrial Estate (PIE) telah disiapkan, yang diintegrasikan dengan pelabuhan Pantoloan. Lokasi kawasan industry ini juga hanya 20 menit dari Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu, di mana terminal bandara baru saja diperluas menjadi 4.800 meter dan mampu menampung 800 penumpang per hari.
            Palu bangga telah menjadi kota yang aman, bersih dan hijau. Untuk mencapai hal tersebut beberapa program inovatif sudah berjalan atau sedang dirancang, yang melibatkan semua orang, dalam pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar