PALU, KOTA TELUK YANG
SEDANG NAIK DAUN
Dengan
luas era hamper 400 kilometer persegi, kota palu ibukota Sulawesi Tengah,
diberkatidengan pemandangan yang unik. Sebuah sungai yang mengalir dari selatan
membelah kota, sementara di sisi barat dan timur pemandanggan pegunungan mengular
ke utara, berujung di garis panti yang membentuk teluk yang indah dengan
pemandangan pengunungan, sungai, laut dan garis pantai yan membuat kota ini
dijuluki sebagai empat dimensi.
Palu dibangun dengan visi menjadi Kota
Teluk yang berkembang berlandaskan pariwisata, industry dan perdagangan, serta
pengetahuan ekologi. Misalnya untuk mengaktualisasikan sebuah pemerintahan yang
bersih, disegani, dan demokratis.
Mengaktualisasikan
sumber daya manusia yang kompetitif, mengaktualisasikan infrastruktur kota
berdasarkan pengetahuan ekologi, dan mengaktualisasikan ekonomi kota didasarkan
pada pengetahuan pariwisata, industry dan perdagangan.
Master Plan sebuah kawasan ekonomi
khusus seluas 1.500 hektar yang disebut Palu industrial Estate (PIE) telah
disiapkan, yang diintegrasikan dengan pelabuhan Pantoloan. Lokasi kawasan
industry ini juga hanya 20 menit dari Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu, di mana
terminal bandara baru saja diperluas menjadi 4.800 meter dan mampu menampung
800 penumpang per hari.
Palu bangga telah menjadi kota yang
aman, bersih dan hijau. Untuk mencapai hal tersebut beberapa program inovatif
sudah berjalan atau sedang dirancang, yang melibatkan semua orang, dalam
pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar