Minggu, 15 November 2015

PAHLAWAN TANPA JASA

Guru tua adalah laqab populer dan merupakan panggilan akrab Al Mukarram Al Haj As-Sayyid Idrus Bin Salim Al-jufri, tokoh pendiri alkhairaat, yang lahir 120 tahun lalu di negeri Taris, lembah Hadramaut, pada tanggal 14 sya’ban 1309 hijriah bertepatan dengan hari senin pun tanggal 14 maret 1892 Miladiah.
Silsilah keturunannya sambung menyambung sampai kepada Rasulullah Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, seorang Nabi dan Rasul dari rumpun suku Quraisy yang masyhur.
Sang guru yang muliah wafat dilembah palu pada dini-hari tanggal 12 syawwal 1389 Hijriah bertepatan dengan hari senin Wage tanggal 22 Desember 1969 Miladiah. Setelah dalam kurun 40 tahun lamanya mungkin di tempat ini, melakukan pencerahan terhadap umat dalam segala seginya, baik dibidang aqidah, dibidang hukum-hukum syara', maupun dibidang akhlak, dengan penuh kesabaran, tanpa mengenal lelah, ikhlas berjuang, dan terus berjuang, pantang mundur walau kendala dan rintangan membentang dihadapannya.
Sebagian besar umurnya habis untuk menerangkan hakikah islam dan menjelaskan konsep hakiki tentang iman dan tangga-tangga menuju ihsan.
Aktivitasnya dibidang pendidikan dan da'wah kejalan Allah telah menjadikan segala kemewahan dunia terlupakan, waktu-waktu istirahat terabaikan, harta benda dikorbankan, dan bumi tumpah darah ditinggalkan.
Pantas, jika segenap pencinta pun memberinya gelar kehormatan sebagai Al ’Alimul ’Allamah Al Bahrul Fahhamarrabbany Al Mujahid Al Maghfuur-lahu. Itulah gelar Honoris Causa, lambang kehormatan yang disandangnya sebagai seorang Ulama Waratsatul Anbiya’ yang berjuang tanpa pamrih, guna menegakkan Kalimatullah Hiyal-ulyaa.


Nama               :Ahzan Lahandu

Stambuk          :B501 14 029

Tidak ada komentar:

Posting Komentar