Senin, 23 November 2015

PEMADAMAN LISTRIK DI KOTA PALU

WARGA KELUHKAN PEMADAMAN LISTRIK YANG TAK BERATURAN

Sejumlah warga kota palu, mengeluh pemadaman listrik yang tidak beraturan yang diberlakukan PT PLN di daerah itu.
“tiap seminggu 3-5 kali listrik padam dari pagi sampai sore hari,” kata andi, warga btn roviga, palu, minggu.
Sementara di daerah lain pemadaman di tempat lain hanya 1 kali dalam seminggu dan hanya pada malam hari.
            PLN, kata dia, tidak adil dalam semberlakukan waktu pemadaman aliran listrik di seluruh wilayah kota palu itu.
            Menurut dia, seharusnya waktu pemadaman listrik diterapkan secara adil dan merata dan adil di setiap lokasi permukima penduduk di kota palu.
            Hal senada juga di sampaikan oleh suryansyah, warga btn lasoani, kelurahan lasoani, kecamatan mantikulore.
            Ia juga membenarkan pemadaman listrik di bagian btn lasoani tdk beraturan.
Akibatnya, masyarakat tidak bisa melakukan aktivitas secara maksimal karena kebanyakan kegiatan usaha selama ini sangat bergantung pada PLN.
            “kalau listriknya padam, otomatis kegiatan usaha juga macet,” kata pemilik warnet di daerah tersebut.
Mereka berharap program pemadaman listrik bergilir secepatnya berakhir agar masyarakat tidak semakin merugi.
            Sementara itu PLN kota palu mengatakan pemadaman yang sudah sepekan ini berlangsung dikarenakan suplay daya dari dua unit PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) milik PT Pusaka jaya palu power menurun drastis.
            “kita sekarang ini hanya mendapat suplay dari PLTU hanya sekitar tujuh megawatt (mw) saja,” kata seorang yang bekerja di PLN.
            Sementara dalam keadaan kondisi baik, PLTU bisa mensuplai daya ke PLN sebesar 24 MW.

            Karena PLN mengalami  defisi daya cukup besar, maka pemadaman bergilir tidak bisa dihindari.

BEGAL RESAHKAN WARGA KOTA PALU

BEGAL RESAHKAN WARGA KOTA PALU
Begal di kota palu menjadi sangat menjadi-jadi, bukan hanya malam hari pagi dan siang hari pun terjadi pembegalan.
“pagi hari waktu saya di perjalanan menuju kampus, di jln mangga depan pln tas saya di jambret, untung saja saya melakukan perlawanan dan penjambret tidak membawa benda tajam” kata korban salah satu mahasiswa universitas tadulako.
Di palu sebagi Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah dilaporkan telah terjadi kejahatan begal dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Korban Kejahatan itu pada umumnya wanita dan anak sekolah yang sedang mengendarai sepeda motor di jalan sepi.
Barang yang diincar para pembegalan antara lain dompet, tas, hp, uang, dan barang-barang berharga lainnya.

Untuk menghindari ancaman terjadinya jambret atau begal, dihimbau kepada seluruh warga kota palu terutama wanita dan anak sekolah untuk memilih jalur yang ramai saat pulang ke rumah. Selain itu hindari bepergian di malam hari jika tidak ada kepentingan mendesak. 

Senin, 16 November 2015

Donor Darah


DONORKAN MERAHMU
Serentak warga kota palu dan sebagian besar organisasi kota palu banyak menggelar kegiatan donor darah di daerah-daerah tertentu, terutama PMI di palu-sulawesi tengah, selain PMI banyak lagi yang telah menyelanggarakan dornor darah di daerah-daerah tertentu yang mengingat hari pahlawan belum lama berlalu.
Smk Negeri 2 palu juga kemarin telah menyelenggarakan kegiatan donor darah, pada hari minggu 15 November 2015, universitas tadulako juga mengadakan kegiatan donor darah, salah satu fakultas yang mengadakan donor darah yaitu fakultas ilmu social dan ilmu politik (FISIP) yang di adakan pada tanggal 16 November 2015 dini hari.
Donor darah ini diselenggarakan dalam rangka memperingati hari pahlawan, Alhamdulillah cukup banyak warga kota palu yang berpartisipasi dalam ajang kegiatan donor darah ini.
Donor darah ini juga sebagiatan dari kegiatan amal, karena menyangkut dengan banyak orang, dengan adanya donor darah banyak orang tertolong yang sedang membutuhkan darah, bayangkan saat kalian mendonorkan darah, darah kalian telah banyak menolong orang, hanya dengan mendonorkan darah kalian dapat menolong sejumlah orang.



Minggu, 15 November 2015

PAHLAWAN TANPA JASA

Guru tua adalah laqab populer dan merupakan panggilan akrab Al Mukarram Al Haj As-Sayyid Idrus Bin Salim Al-jufri, tokoh pendiri alkhairaat, yang lahir 120 tahun lalu di negeri Taris, lembah Hadramaut, pada tanggal 14 sya’ban 1309 hijriah bertepatan dengan hari senin pun tanggal 14 maret 1892 Miladiah.
Silsilah keturunannya sambung menyambung sampai kepada Rasulullah Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, seorang Nabi dan Rasul dari rumpun suku Quraisy yang masyhur.
Sang guru yang muliah wafat dilembah palu pada dini-hari tanggal 12 syawwal 1389 Hijriah bertepatan dengan hari senin Wage tanggal 22 Desember 1969 Miladiah. Setelah dalam kurun 40 tahun lamanya mungkin di tempat ini, melakukan pencerahan terhadap umat dalam segala seginya, baik dibidang aqidah, dibidang hukum-hukum syara', maupun dibidang akhlak, dengan penuh kesabaran, tanpa mengenal lelah, ikhlas berjuang, dan terus berjuang, pantang mundur walau kendala dan rintangan membentang dihadapannya.
Sebagian besar umurnya habis untuk menerangkan hakikah islam dan menjelaskan konsep hakiki tentang iman dan tangga-tangga menuju ihsan.
Aktivitasnya dibidang pendidikan dan da'wah kejalan Allah telah menjadikan segala kemewahan dunia terlupakan, waktu-waktu istirahat terabaikan, harta benda dikorbankan, dan bumi tumpah darah ditinggalkan.
Pantas, jika segenap pencinta pun memberinya gelar kehormatan sebagai Al ’Alimul ’Allamah Al Bahrul Fahhamarrabbany Al Mujahid Al Maghfuur-lahu. Itulah gelar Honoris Causa, lambang kehormatan yang disandangnya sebagai seorang Ulama Waratsatul Anbiya’ yang berjuang tanpa pamrih, guna menegakkan Kalimatullah Hiyal-ulyaa.


Nama               :Ahzan Lahandu

Stambuk          :B501 14 029




PALU, KOTA TELUK YANG SEDANG NAIK DAUN

Dengan luas era hamper 400 kilometer persegi, kota palu ibukota Sulawesi Tengah, diberkatidengan pemandangan yang unik. Sebuah sungai yang mengalir dari selatan membelah kota, sementara di sisi barat dan timur pemandanggan pegunungan mengular ke utara, berujung di garis panti yang membentuk teluk yang indah dengan pemandangan pengunungan, sungai, laut dan garis pantai yan membuat kota ini dijuluki sebagai empat dimensi.
            Palu dibangun dengan visi menjadi Kota Teluk yang berkembang berlandaskan pariwisata, industry dan perdagangan, serta pengetahuan ekologi. Misalnya untuk mengaktualisasikan sebuah pemerintahan yang bersih, disegani, dan demokratis.
            Mengaktualisasikan sumber daya manusia yang kompetitif, mengaktualisasikan infrastruktur kota berdasarkan pengetahuan ekologi, dan mengaktualisasikan ekonomi kota didasarkan pada pengetahuan pariwisata, industry dan perdagangan.
            Master Plan sebuah kawasan ekonomi khusus seluas 1.500 hektar yang disebut Palu industrial Estate (PIE) telah disiapkan, yang diintegrasikan dengan pelabuhan Pantoloan. Lokasi kawasan industry ini juga hanya 20 menit dari Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu, di mana terminal bandara baru saja diperluas menjadi 4.800 meter dan mampu menampung 800 penumpang per hari.
            Palu bangga telah menjadi kota yang aman, bersih dan hijau. Untuk mencapai hal tersebut beberapa program inovatif sudah berjalan atau sedang dirancang, yang melibatkan semua orang, dalam pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.